BKPSDM Kota Lhokseumawe Mengikuti Zoom Meeting tentang Sosialisasi Mekanisme Pelaksanaan dan Pelaporan Penyesuaian Pelaksanaan Tranformasi Budaya Kerja ASN.

Lhokseumawe, 02 Juni 2026 – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lhokseumawe mengikuti kegiatan sosialisasi terkait mekanisme pelaksanaan dan pelaporan penyesuaian pelaksanaan transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 000.9.6.1/4412/SJ tentang Penyesuaian Pelaksanaan Transformasi Budaya Kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Sosialisasi yang berlangsung pada Selasa,02 Juni 2026 pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin oleh Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah dan diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Agenda utama kegiatan meliputi pemaparan mekanisme pelaksanaan serta pelaporan penyesuaian transformasi budaya kerja ASN guna mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, BKPSDM Kota Lhokseumawe menugaskan pejabat dan staf terkait untuk mengikuti sosialisasi sebagai bentuk komitmen dalam mendukung implementasi reformasi birokrasi serta penguatan budaya kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Partisipasi aktif dalam kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman perangkat daerah terhadap kebijakan terbaru yang diterbitkan oleh pemerintah pusat.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe diharapkan dapat mengimplementasikan penyesuaian transformasi budaya kerja ASN secara efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel, inovatif, dan berorientasi pada hasil. BKPSDM Kota Lhokseumawe sebagai perangkat daerah yang membidangi manajemen ASN terus berupaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya aparatur melalui berbagai program pengembangan kompetensi dan penguatan budaya kerja.